Strategi TikTok Marketing yang Lagi Jadi Game Changer!

TikTok bukan lagi cuma aplikasi untuk menari-narian atau menonton video lucu. TikTok sudah berkembang menjadi platform pemasaran yang super powerful dan bisa benar-benar mengubah permainan bisnis kamu! 

Kenapa Sih TikTok Jadi Game Changer untuk Pemasaran?

Sebelum masuk ke strategi-strategi, penting banget kita pahami dulu kenapa TikTok jadi begitu powerful untuk pemasaran. Ada beberapa alasan yang sangat logis:

Jumlah Pengguna yang Luar Biasa Besar

TikTok bukan lagi aplikasi kecil. Dengan lebih dari 1 miliar pengguna aktif di seluruh dunia dan ratusan juta di Indonesia saja, TikTok adalah pasar yang sangat besar. Setiap hari, miliaran video ditonton dan jutaan interaksi terjadi. Ini berarti peluang kamu untuk menjangkau audience yang sangat luas!

Algoritma yang Canggih dan Adil

Berbeda dengan Instagram atau Facebook yang lebih mengutamakan pengguna dengan banyak followers, TikTok punya algoritma yang jauh lebih adil. Video kamu bisa menjadi viral bahkan kalau kamu baru memulai dan belum punya followers banyak. Algoritma TikTok lebih fokus pada engagement dan kepuasan pengguna daripada jumlah followers. Ini berarti setiap orang punya kesempatan yang sama untuk menjadi viral!

Konten Video Pendek yang Efektif

Format video pendek (mulai dari 15 detik hingga 10 menit) ternyata sangat efektif untuk menarik perhatian. Di era sekarang di mana perhatian orang sangat terbatas, video pendek yang engaging jauh lebih efektif daripada artikel panjang atau video yang membosankan.

Engagement Rate yang Tinggi

TikTok punya tingkat interaksi yang sangat tinggi dibanding platform sosial media lainnya. Orang-orang lebih aktif dalam berkomentar, membuat, dan berbagi konten di TikTok. Ini membuat peluang untuk bangun komunitas yang loyal jauh lebih besar.

Tren dan Musik yang Selalu Baru

TikTok selalu punya tren baru, musik viral, dan challenge yang terus berganti. Ini membuat brand atau bisnis punya banyak peluang untuk membuat konten yang relevan dan selalu fresh.

tiktok marketing

Strategi 1: Pahami Audience Kamu dengan Dalam

Ini adalah fondasi dari semua strategi pemasaran, dan tidak terkecuali untuk TikTok. Sebelum kamu mulai membuat konten, kamu harus benar-benar mengerti siapa target audience kamu.

Baca juga: Peran Penting Logistik dalam Bisnis E-Commerce

Cara Memahami Audience:

Cari Tahu Demografi: Siapa sih yang paling potensial membeli produk atau layanan kamu? Berapa usia mereka? Apakah lebih banyak pria atau wanita? Dari daerah mana mereka? Ini semua informasi penting yang harus kamu ketahui.

Pelajari Psikografi: Ini adalah tentang nilai, minat, dan gaya hidup audience kamu. Apa yang mereka sukai? Apa yang mereka khawatirkan? Bagaimana cara mereka menghabiskan waktu? Informasi ini akan membantu kamu membuat konten yang benar-benar resonan dengan mereka.

Analisis Perilaku Online: Tonton bagaimana audience kamu berinteraksi di TikTok. Konten apa yang mereka sukai? Video mana yang mereka like, share, dan comment? Ini akan memberikan insight yang sangat berharga tentang preferensi mereka.

Lihat Kompetitor: Cari kompetitor kamu di TikTok dan lihat konten apa yang mereka buat. Apa yang berhasil untuk mereka? Apa kekurangan mereka? Ini akan membantu kamu membuat strategi yang lebih baik.

Kalau kamu sudah punya TikTok untuk bisnis, kamu bisa lihat analytics di dalam aplikasi. Lihat siapa saja yang menonton video kamu, dari mana mereka, dan konten apa yang paling mereka sukai. Gunakan informasi ini untuk terus improve strategi kamu.

Strategi 2: Buat Konten yang Autentik dan Relatable

Orang-orang di TikTok nggak suka konten yang terlalu formal, terlalu dipoles, atau terlalu “iklan-iklan”. Mereka lebih suka konten yang autentik, asli, dan relatable. Jadi, strategi kedua kita adalah membuat konten yang benar-benar genuine dan mencerminkan kepribadian brand kamu.

Tunjukkan Behind the Scenes:

Orang-orang pengin lihat apa yang terjadi di belakang layar. Tunjukkan proses produksi kamu, tim kamu bekerja, atau tantangan yang kamu hadapi. Konten behind-the-scenes ini biasanya mendapat engagement yang tinggi karena orang merasa lebih dekat dengan brand kamu.

Gunakan Humor dan Entertainer:

TikTok adalah platform yang fun dan entertaining. Jangan takut untuk menggunakan humor! Buat orang-orang tertawa. Ini bukan hanya membuat mereka enjoy, tetapi juga membuat mereka lebih ingat dengan brand kamu.

Berbagi Kisah yang Nyata:

Cerita selalu lebih powerful daripada hard selling. Berbagi kisah tentang bagaimana produk atau layanan kamu membantu someone, atau kisah tentang perjalanan brand kamu. Cerita yang autentik akan membuat orang terhubung secara emosional dengan brand kamu.

Jadilah Diri Sendiri:

Jangan coba jadi orang lain atau merek yang tidak seperti kepribadian asli kamu. Orang-orang bisa mendeteksi kalau kamu “fake”. Jadilah diri sendiri, dan audience yang tepat akan datang.

Strategi 3: Manfaatkan Tren dan Musik Viral

TikTok terkenal dengan tren dan musik viral yang selalu berubah. Strategi yang bagus adalah memanfaatkan tren-tren ini untuk membuat konten kamu lebih visible dan relevan.

Ikuti Tren yang Sesuai:

Tiap hari ada tren baru di TikTok. Kamu bisa lihat tren apa yang lagi trending dengan membuka halaman “Discover” atau “For You Page” (FYP) kamu. Tidak semua tren cocok untuk brand kamu, jadi pilih tren yang align dengan brand identity kamu.

Contohnya, kalau kamu punya bisnis fashion, tren tentang styling atau outfit bisa sangat cocok. Kalau kamu punya bisnis food, tren tentang cooking atau food challenge bisa dimanfaatkan.

Gunakan Musik yang Sedang Trending:

Musik adalah bagian penting dari TikTok. Video dengan musik yang trending biasanya lebih sering muncul di FYP pengguna lain. Jadi, pastikan video kamu menggunakan musik yang sedang viral atau setidaknya musik yang relevan dengan konten kamu.

Jangan Terlalu Terlambat:

Tren di TikTok berubah dengan sangat cepat. Kalau kamu ikuti tren 2 minggu setelah orang lain, kemungkinan besar itu udah ketinggalan. Jadi, harus cepat dan responsif dalam membuat konten berdasarkan tren.

Tapi Tetap Autentik:

Walaupun kamu ikuti tren, pastikan tetap autentik dan sesuai dengan brand identity kamu. Jangan paksa diri ikut tren yang nggak cocok dengan brand kamu hanya untuk jadi viral.

Strategi 4: Konsistensi adalah Kunci

Di mana pun kamu berbisnis, konsistensi adalah kunci kesuksesan. TikTok tidak terkecuali. Kamu harus posting konten secara konsisten dan regular.

Tentukan Jadwal Posting:

Tentukan berapa kali setiap minggu kamu akan post konten di TikTok. Bisa setiap hari, 3 kali seminggu, atau 2 kali seminggu. Yang penting adalah konsisten. Algoritma TikTok menyukai akun yang aktif dan konsisten.

Buat Content Calendar:

Buat kalender konten yang merencanakan apa kamu akan posting setiap hari atau setiap minggu. Ini akan membantu kamu tetap terorganisir dan nggak kebingungan tentang apa yang harus di-post.

Jangan Berhenti Kalau Nggak Viral:

Kadang kala, video kamu mungkin nggak viral atau nggak dapat banyak views. Jangan berkecil hati! Terus posting dan improve. Setiap video adalah pembelajaran. Algoritma TikTok akan terus belajar tentang apa yang audience kamu sukai.

Track Performance:

Gunakan analytics TikTok untuk track performa setiap video. Lihat mana yang paling sukses dan pelajari apa yang membuat video tersebut sukses. Gunakan insight ini untuk membuat konten yang lebih baik di masa depan.

Baca juga: 13 Perbedaan Kirim Barang Reguler dan Express

Strategi 5: Kolaborasi dengan Influencer atau Content Creator

Kolaborasi adalah cara yang sangat efektif untuk memperluas jangkauan kamu di TikTok.

Pilih Influencer yang Tepat:

Jangan langsung kolaborasi dengan influencer dengan followers terbanyak. Pilih influencer yang audience-nya align dengan target audience kamu. Influencer dengan followers 100.000 yang relevan dengan niche kamu jauh lebih valuable daripada influencer dengan 1 juta followers yang nggak relevant.

Jenis-Jenis Kolaborasi:

Ada beberapa cara untuk berkolaborasi:

Sponsored Content: Kamu bayar influencer untuk membuat konten tentang produk atau layanan kamu.

Duet atau Stitch: Fitur di TikTok yang memungkinkan creator untuk respond atau react terhadap video lain. Ini bisa jadi cara kolaborasi yang fun dan organic.

Takeover: Influencer “mengambil alih” akun TikTok kamu untuk satu hari dan membuat konten untuk followers kamu. Ini adalah cara yang bagus untuk introduce akun kamu ke audience influencer.

Kolaborasi Video: Buat video bersama di mana kamu dan influencer bekerja sama dalam satu video. Ini bisa post di akun kedua-duanya, sehingga reach-nya lebih luas.

Berikan Value kepada Influencer:

Jangan hanya berharap influencer mau bekerja sama dengan gratis. Berikan mereka value, baik itu berupa uang, produk, atau exposure. Ingat, mereka ini profesional dan karyanya punya value.

Strategi 6: Gunakan Fitur-Fitur TikTok yang Inovatif

TikTok terus menambahkan fitur-fitur baru untuk membantu creator dan bisnis. Memanfaatkan fitur-fitur ini bisa membuat konten kamu lebih menarik dan efektif.

Gunakan Fitur Duet dan Stitch:

Duet memungkinkan pengguna untuk membuat video di sebelah video orang lain, sementara Stitch memungkinkan mereka untuk mengambil klip dari video orang lain dan membuat respon. Fitur-fitur ini bisa digunakan untuk membuat konten yang interaktif dan fun.

Manfaatkan TikTok Live:

TikTok Live adalah fitur untuk streaming langsung. Ini bisa digunakan untuk berinteraksi langsung dengan audience, melakukan sesi tanya jawab, atau menunjukkan produk secara real-time.

Gunakan Effect dan Filter:

TikTok punya banyak effect dan filter yang bisa membuat video kamu lebih menarik secara visual. Jangan ragu untuk menggunakan efek yang sesuai dengan konten kamu.

Manfaatkan Carousel:

Fitur carousel memungkinkan kamu untuk post multiple videos atau images dalam satu post. Ini bisa digunakan untuk menampilkan serangkaian tips, proses, atau koleksi produk.

Strategi 7: Fokus pada Engagement, Bukan Hanya Views

Banyak orang yang fokus pada berapa banyak views atau followers mereka. Padahal, engagement (like, comment, share) adalah metrik yang lebih penting untuk mengukur kesuksesan.

Encourage Comments:

Dalam video atau caption kamu, ajak audience untuk memberikan komentar. Bisa dengan bertanya pertanyaan, meminta opini mereka, atau challenge mereka untuk sesuatu. Semakin banyak comments, semakin algoritma TikTok menampilkan video kamu.

Reply to Comments:

Kalau ada yang comment di video kamu, balas mereka! Ini akan membuat mereka merasa dihargai dan kemungkinan besar mereka akan terus follow akun kamu.

Buat Konten yang Shareable:

Buat konten yang orang-orang akan mau share dengan teman-teman mereka. Ini bisa konten yang informatif, menghibur, atau menginspirasi.

Encourage Share:

Ajak audience untuk share video kamu. Bisa melalui caption atau dalam video itu sendiri.

tiktok marketing

Strategi 8: Gunakan TikTok Ads untuk Boost Jangkauan

Organik adalah bagus, tapi kalau kamu punya budget, menggunakan paid ads di TikTok bisa significantly meningkatkan jangkauan kamu.

Jenis-Jenis TikTok Ads:

In-Feed Ads: Iklan yang muncul di dalam FYP pengguna, sama seperti konten biasa.

Branded Hashtag Challenge: Kamu membuat hashtag unik dan challenge di mana orang-orang bisa participate dengan membuat video menggunakan hashtag tersebut.

Branded Effect: Kamu membuat custom effect atau filter yang orang-orang bisa gunakan dalam video mereka.

TopView: Iklan yang muncul sebagai yang pertama di FYP pengguna saat mereka membuka aplikasi.

Set Budget yang Tepat:

Mulai dengan budget yang reasonable dan track hasilnya. Kalau berhasil, kamu bisa increase budget. Kalau nggak, analyze apa yang salah dan adjust.

Target Audience dengan Tepat:

Gunakan fitur targeting di TikTok Ads untuk target audience yang tepat. Pilih berdasarkan demografi, interest, behavior, dll.

Strategi 9: Analisis Data dan Terus Improve

Terakhir, tapi sangat penting, adalah terus menganalisis data dan improve strategi kamu berdasarkan data tersebut.

Gunakan TikTok Analytics:

Kalau kamu punya TikTok Creator Fund atau Business Account, kamu bisa akses analytics yang detailed. Lihat:

  • Mana video yang paling banyak di-watch?
  • Mana yang paling banyak di-like, di-comment, dan di-share?
  • Berapa rata-rata watch time setiap video?
  • Siapa audience kamu (demografi, interest, dll)?
  • Kapan audience kamu paling aktif?

Buat Experiment:

Jangan takut untuk experiment dengan berbagai jenis konten. Coba format berbeda, style berbeda, waktu posting berbeda. Lihat mana yang paling work untuk audience kamu.

Benchmark dengan Kompetitor:

Lihat apa yang kompetitor kamu posting dan berapa performance mereka. Ini bisa memberikan insight tentang apa yang work di industry kamu.

Adjust dan Optimize:

Berdasarkan data yang kamu kumpulkan, terus adjust dan optimize strategi kamu. Apa yang work 3 bulan yang lalu mungkin nggak work sekarang, jadi kamu harus terus adaptif.

Baca juga: Begini Cara Iklan di Shopee 2025!

Tips Ekstra: Jangan Buat Konten yang Terlalu “Salesy”

Ini adalah kesalahan yang sering dilakukan oleh bisnis yang baru di TikTok. Mereka langsung membuat konten yang terlalu jualan atau terlalu promosi.

Ingat, TikTok adalah platform untuk entertainment dan connection, bukan untuk hard selling. Jadilah 80% entertaining dan 20% promotional. Bangun relationship dan trust dengan audience kamu terlebih dahulu. Setelah mereka trust dan suka dengan brand kamu, baru kamu bisa mulai “jualan” atau promote produk.

TikTok Marketing

TikTok memang sudah menjadi game changer dalam dunia pemasaran digital. Platform ini memberikan peluang yang sangat besar untuk brand atau bisnis apapun untuk reach audience yang luas dengan budget yang relatif terjangkau, asal strategi kamu tepat.

Kesuksesan di TikTok bukan tentang berapa banyak uang yang kamu keluarkan, tetapi tentang seberapa kreatif dan autentik kamu dalam membuat konten. Pahami audience kamu, buat konten yang entertaining dan valuable, konsisten dalam posting, dan terus learn dan improve berdasarkan data.

Kalau kamu follow strategi-strategi yang kita bahas di artikel ini, dijamin akun TikTok bisnis kamu akan grow dan kamu akan bisa reach lebih banyak potential customers. Jadi, jangan tunggu lagi! Buka aplikasi TikTok sekarang, start creating, dan siapa tahu video pertama kamu bisa jadi yang viral! 🚀

Selamat mencoba strategi-strategi TikTok Marketing ini, dan semoga bisnis kamu berkembang pesat! Feel free untuk experiment dan find apa yang paling work untuk brand kamu. Happy TikToking! 

5/5 - (1 vote)

Sleman

Gunung Kidul

Bantul

Jogja

Bangkalan

Pamekasan

Banyuwangi

Bondowoso

Situbondo

Jember

Atambua

Kefamenanu

Kupang

Soe

Lembata

Adonara

Larantuka

Maumere

Ende

Nagekeo

Bolaang Mongondow

Tahunan

Tondano

Tomohon

Kota Mubago

Bitung

Gorontalo

Kolaka

Konawe Selatan

Tojo Una-una

Maba

Weda

Bacan

Weda

Tidore

Tobelo

Jailolo

Ternate

Tual

Tiakur

Aimas

Papua

Raja Ampat

Sorong

Bintuni

Manokwari

Kaimana

Fakfak

Serui

Sentani