Cara Menekan Biaya Pengiriman di Awal Tahun 2026

Sudah masuk tahun 2026 dan pengin mulai bisnis dengan budget yang lebih hemat? Salah satu cara terbaik adalah dengan menekan biaya pengiriman! Yup, biaya pengiriman adalah salah satu pengeluaran terbesar dalam bisnis logistik dan e-commerce. Apalagi kalau kamu sering kirim barang dalam jumlah banyak, bisa habis berapa juta rupiah per bulan cuma untuk ongkir!

N12 trik jitu yang terbukti bisa tekan biaya pengiriman sampai 50%! Plus, kita juga bakal bahas tentang BJA Logistic, yang merupakan solusi pengiriman barang terpercaya khusus untuk wilayah Indonesia Timur dan Papua. Jadi kamu bisa hemat biaya sekaligus dapat layanan yang professional! 

Trik 1: Bandingkan Tarif Berbagai Ekspedisi (Jangan Pilih Yang Pertama!)

Nah, trik yang paling fundamental adalah bandingkan harga dari berbagai ekspedisi! Jangan langsung pilih yang pertama kamu ketemu atau yang biasa kamu pakai. Setiap ekspedisi punya tarif berbeda-beda, dan biasanya ada minimal 2-3 ekspedisi yang signifikan perbedaan harganya!

Cara Membandingkan:

Cek Website Resmi Ekspedisi Buka website JNE, J&T, SiCepat, Wahana, dan ekspedisi lainnya. Input kota asal dan tujuan, lalu lihat tarif mereka. Catat di notepad atau screenshot hasilnya.

Gunakan Platform Aggregator Ada website seperti Mengantar.com, CekOngkir.com, atau platform lainnya yang gather tarif dari berbagai ekspedisi sekaligus. Jauh lebih praktis! Hanya perlu input satu kali, langsung ketemu semua harga.

Bandingkan Minimal 3 Ekspedisi Biasanya ada 1-2 ekspedisi yang jauh lebih murah dari yang lain. Dengan bandingkan 3 ekspedisi, kamu bisa hemat 20-30% dari harga awal!

Contoh praktis:

  • JNE ke Surabaya: Rp 50.000
  • J&T ke Surabaya: Rp 35.000 (lebih murah 30%!)
  • SiCepat ke Surabaya: Rp 40.000

Kalau kamu langsung pilih JNE tanpa compare, bakal rugi 15 ribu per paket. Kalau kirim 1000 paket sebulan, itu 15 juta yang sia-sia!

Trik 2: Gunakan Layanan Cargo Bukan Reguler (Untuk Barang Besar)

Nah ini adalah secret weapon yang banyak orang tidak tahu! Kalau barang kamu lebih dari 10 kg, jangan pakai layanan reguler (paket biasa) karena bisa 2-3x lebih mahal! Gunakan layanan cargo yang khusus untuk barang besar dan berat!

Perbandingan Harga:

Pengiriman Regular (JNE):

  • Rp 100/gram = untuk 5 kg = Rp 500.000

Pengiriman Cargo (JNE Cargo):

  • Rp 5.000/kg = untuk 5 kg = Rp 25.000

Wow! Itu bedanya jauh! Cargo jauh lebih murah untuk barang besar!

Kapan Pakai Cargo?

  • Barang lebih dari 10 kg
  • Barang ukuran besar (furniture, barang elektronik besar, dll)
  • Pengiriman antar kota atau antar pulau
  • Barang yang tidak memerlukan speed (bukan urgent)

Layanan cargo tersedia di hampir semua ekspedisi besar. Tanya CS mereka dan bandingkan!

Baca juga: Keterlambatan Paket Sering Terjadi? Penyebab & Cara Menghindarinya

Trik 3: Kirim Barang Banyak Sekaligus (Hemat Dengan Volume)

Ini adalah trik klasik tapi sangat efektif! Kalau kirim barang satu-satu, biaya overhead (driver, transportasi, dll) dibagi per paket jadi mahal. Tapi kalau kirim banyak sekaligus, biaya overhead dibagi banyak paket jadi murah!

Strategi:

Gabungkan Pesanan Pelanggan Kalau kamu punya 5 pesanan ke kota yang sama (misal Bandung), jangan kirim satuan 5x. Kumpulkan dalam 1 pengiriman (1 box besar atau beberapa box). Hemat 4x pengiriman!

Kirim Stock Mingguan Alih-alih kirim setiap hari, kumpulkan pesanan seminggu dan kirim 1x seminggu. Lebih efisien dan hemat!

Negosiasi Harga Dengan Ekspedisi Kalau kamu kirim dalam jumlah banyak (100+ pengiriman per bulan), hubungi direktur ekspedisi dan tanya harga khusus. Biasanya mereka kasih diskon 10-20% atau bahkan lebih untuk volume tinggi!

Contoh:

  • Biasa: 10 pengiriman x Rp 50.000 = Rp 500.000
  • Setelah Gabung: 2 pengiriman x Rp 80.000 = Rp 160.000
  • Hemat: Rp 340.000 (68%)!

menekan biaya

Trik 4: Hitung Berat Volumetrik Dengan Benar (Jangan Overcharge!)

Banyak orang tidak tahu kalau ada dua cara menghitung berat: berat faktual dan berat volumetrik. Dan ekspedisi ambil yang paling besar diantara keduanya. Kalau kamu tidak hitung dengan benar, bakal overpay!

Rumus Berat Volumetrik:

Berat Volumetrik = (Panjang cm x Lebar cm x Tinggi cm) / 5000

Contoh: Barang kamu panjang 100 cm, lebar 80 cm, tinggi 60 cm

  • Berat volumetrik = (100 x 80 x 60) / 5000 = 96 kg

Jadi meskipun barang faktual hanya 50 kg, yang dihitung adalah 96 kg! Ini sangat berpengaruh!

Tips Hemat:

  • Packing efisien – Gunakan box yang pas dengan barang, jangan over-size!
  • Kompres barang – Kalau bisa dikompres (bantal, pakaian), lakukan untuk kurangi volume
  • Buka packing asli – Barang dalam packaging original yang besar bisa dikemas ulang dalam box lebih kecil
  • Hitung teliti – Jangan sampai main hitung, hitung dengan teliti supaya akurat

Dengan packing yang efisien, bisa hemat 10-20% dari berat volumetrik!

Trik 5: Manfaatkan Program Diskon dan Promo Ekspedisi

Banyak ekspedisi punya program diskon atau promo khusus, terutama di awal tahun! Jangan sia-siakan!

Macam-Macam Promo:

Diskon Awal Tahun Banyak ekspedisi beri diskon 10-20% untuk pelanggan baru di bulan Januari-Februari

Diskon Volume Kalau kirim banyak, CS ekspedisi bisa kasih diskon khusus (bisa 5-30% tergantung volume)

Diskon Memberikan Referral Ajak teman atau klien ke ekspedisi tertentu dan dapat diskon atau bonus kredit

Program Member/Loyalty Beberapa ekspedisi punya program member yang kasih cashback atau diskon setiap pengiriman

Flash Sale Ongkir Sering ada di aplikasi atau website, diskon tiba-tiba untuk ongkir tertentu

Cara Maksimalkan:

  • Follow sosial media ekspedisi untuk tahu promo terbaru
  • Daftar newsletter atau program loyalty mereka
  • Hubungi CS langsung untuk tanya promo khusus
  • Aktifkan notifikasi aplikasi ekspedisi

Dengan manfaatkan promo, bisa hemat 15-30% setiap bulan!

Trik 6: Pilih Rute Pengiriman yang Tepat (Laut vs Udara vs Darat)

Semakin banyak pilihan rute, semakin banyak kesempatan hemat! Ada 3 rute utama: darat, laut, dan udara. Setiap rute punya harga yang berbeda jauh!

Perbandingan Rute:

Rute Darat – Paling murah untuk jarak dekat

  • Contoh: Jakarta ke Bandung
  • Estimasi: 1-2 hari
  • Harga: Rp 20.000-30.000

Rute Laut – Paling murah untuk jarak jauh

  • Contoh: Jakarta ke Papua via laut
  • Estimasi: 10-20 hari
  • Harga: Rp 5.000-10.000/kg (jauh lebih murah!)

Rute Udara – Paling cepat tapi paling mahal

  • Contoh: Jakarta ke Papua via udara
  • Estimasi: 1-2 hari
  • Harga: Rp 20.000-30.000/kg (3x lebih mahal dari laut!)

Strategi:

  • Untuk pengiriman tidak urgent: pilih rute laut atau darat (bisa hemat 50-70%!)
  • Untuk pengiriman urgent: pilih rute udara (cepat tapi mahal)
  • Kalau bisa, kombinasi: kirim darat dulu ke hub regional, terus laut/udara ke tujuan akhir

Dengan pilih rute yang tepat sesuai urgency, bisa hemat hingga 50%!

Baca juga: AI untuk Logistik: Contoh Penggunaan yang Paling Efektif

Trik 7: Negosiasi Harga Langsung Dengan Ekspedisi

Banyak yang tidak tahu bahwa harga yang tertera di website ekspedisi itu BUKAN harga final! Kalau kamu bernegosiasi dengan CS atau sales manager mereka, biasanya bisa dapat harga yang lebih murah!

Cara Negosiasi:

Hubungi Sales Manager Ekspedisi Tanya apakah ada harga khusus untuk:

  • Volume pengiriman tinggi (100+ per bulan)
  • Pengiriman regular/non-urgent
  • Kontrak jangka panjang
  • Rute-rute tertentu

Tanya Harga Paket Alih-alih per paket, tanya harga per kg atau per volume. Biasanya lebih murah!

Janjikan Loyalitas Kalau kamu komit untuk terus pakai mereka (bukan pindah-pindah), mereka biasanya kasih harga spesial

Tawarkan Exclusive Partnership “Saya akan recommend ekspedisi kamu ke rekan bisnis saya, apakah ada diskon spesial?”

Datang Langsung ke Kantor Kadang negosiasi langsung lebih efektif daripada via chat. Mereka bisa lihat serious tidaknya Anda

Dari negosiasi, bisa dapet diskon 10-30% atau bahkan lebih untuk kasus tertentu!

Trik 8: Gunakan BJA Logistic untuk Pengiriman ke Indonesia Timur dan Papua 

Nah, di sini kami mau recommend solusi khusus yang sangat bagus untuk pengiriman ke wilayah Indonesia Timur dan Papua: BJA Logistic!

Kenapa BJA Logistic?

BJA Logistic adalah spesialis pengiriman ke Indonesia Timur dengan tarif yang sangat kompetitif. Mereka punya harga mulai dari Rp 5.000-8.000 per kg, yang jauh lebih murah dari ekspedisi umum!

Keunggulan BJA Logistic:

Tarif Sangat Kompetitif

  • Jakarta ke Papua: mulai Rp 5.000-8.000/kg (jauh lebih murah!)
  • Jakarta ke Raja Ampat: Rp 25.000/kg
  • Jakarta ke Labuan Bajo: Rp 7.000/kg

Jaringan Luas di Indonesia Timur Sudah punya kantor di:

  • Jakarta (Bekasi)
  • Surabaya
  • Papua (Jayapura, Timika, Sentani, Sorong, dan kota-kota lainnya)

Layanan Lengkap

  • Via Laut (LCL/FCL) – paling murah!
  • Via Udara (Express dan Regular)
  • Kombinasi Multimoda (untuk efisiensi biaya dan waktu)

Packing dan Handling Profesional

  • Bisa request packing kayu, bubble wrap, atau packing khusus
  • Sesuai dengan jenis dan ketahanan barang
  • Dokumentasi foto lengkap

Tracking dan Update Real-Time

  • Bisa pantau status pengiriman kapan saja
  • CS responsif via WhatsApp atau email

Tidak Ada Biaya Tersembunyi

  • Semua harga sudah jelas di depan
  • Rincian biaya transparan

Contoh Penghematan dengan BJA:

Pengiriman Jakarta ke Jayapura, Papua (100 kg)

Biaya via ekspedisi reguler:

  • Rp 20.000/kg x 100 kg = Rp 2.000.000

Biaya via BJA Logistic:

  • Rp 7.000/kg x 100 kg = Rp 700.000

Hemat: Rp 1.300.000 (65%)! 

menekan biaya

Cara Menggunakan BJA Logistic:

  1. Hubungi BJA Logistic

    • Kantor: Ruko Grand Galaxy, Jl. Rose Garden 1 No. 33, Jaka Setia, Bekasi Selatan
    • Chat/WhatsApp untuk konsultasi gratis
  2. Kirim Detail Barang

    • Jenis, berat, ukuran
    • Alamat asal dan tujuan
    • Urgency (cepat atau hemat?)
  3. Dapatkan Penawaran

    • CS akan kasih pilihan rute terbaik
    • Estimasi waktu + ongkir yang paling efisien
  4. Konfirmasi dan Proses

    • Setuju dengan harga? Confirm dan proses pengiriman
    • BJA akan handle packing (atau kamu packing sendiri)
  5. Tracking

    • Barang berangkat sesuai jadwal
    • Update berkala via WhatsApp/email
  6. Barang Tiba

    • Ambil di agen/pelabuhan atau dikirim langsung ke alamat

Trik 9: Pilih Layanan Ekonomis Bukan Express (Kalau Nggak Urgent)

Banyak orang yang kirim dengan layanan Express padahal tidak urgent! Ini adalah pemborosan! Kalau nggak terburu-buru, pilih layanan Ekonomis atau Regular yang jauh lebih murah!

Perbedaan Harga:

Layanan Express

  • Estimasi: Same-day atau next-day
  • Harga: 3-5x lebih mahal
  • Cocok untuk: Urgent order, pesanan last-minute

Layanan Regular/Ekonomis

  • Estimasi: 2-7 hari
  • Harga: Base price (standar)
  • Cocok untuk: Pengiriman normal, bukan urgent

Contoh:

  • Express: Rp 100.000 (next-day)
  • Regular: Rp 30.000 (3 hari)

Kalau kamu kirim 100 paket per hari, perbedaannya:

  • Express: Rp 10.000.000/hari
  • Regular: Rp 3.000.000/hari
  • Hemat: Rp 7.000.000/hari!

Jadi pilihlah layanan sesuai kebutuhan, jangan salah pilih!

Trik 10: Gunakan Asuransi Jangan Overcharge

Asuransi adalah biaya tambahan yang sering tidak disadari! Ada yang ambil asuransi mahal padahal nggak perlu. Ada juga yang nggak ambil padahal barang bernilai tinggi.

Strategi Asuransi:

Barang Nilai Rendah (Rp 0-500 ribu)

  • Asuransi biasanya otomatis gratis dari ekspedisi
  • Nggak perlu ambil asuransi tambahan

Barang Nilai Menengah (Rp 500 ribu – Rp 5 juta)

  • Hitung ROI asuransi. Biasanya beli asuransi Rp 5.000-10.000
  • Kalau barang jarang rusak/hilang, mungkin nggak perlu
  • Tapi untuk peace of mind, ambil aja asuransi basic

Barang Nilai Tinggi (Rp 5 juta+)

  • Wajib ambil asuransi full coverage
  • Karena risiko besar, asuransi worth it

Dengan strategy asuransi yang tepat, bisa hemat biaya insurance secara overall!

Trik 11: Optimalkan Packing (Kurangi Berat Volumetrik)

Packing yang efisien tidak hanya melindungi barang, tapi juga bisa kurangi berat volumetrik dan biaya pengiriman!

Tips Packing Hemat:

Gunakan Box yang Pas

  • Jangan gunakan box yang terlalu besar
  • Pilih box dengan ukuran minimal cover barang

Isi Ruang Kosong Dengan Smart

  • Gunakan newspaper, tissue paper, atau bubble wrap
  • Bukan styrofoam yang boros tempat!
  • Isi rapih agar volume minimal

Kompres Barang yang Bisa

  • Barang soft (bantal, pakaian, boneka) bisa dikompres
  • Bisa hemat 20-30% dari volume

Lepas Packaging Original

  • Barang dalam packaging original yang besar? Lepas dan repack
  • Contoh: Kemasan TV sangat besar, bisa dikemas ulang dalam box lebih kecil

Hitung Ulang Volumetrik

  • Setelah packing, hitung ulang berat volumetrik
  • Pastikan sudah minimal

Dengan optimasi packing, bisa hemat 10-30% dari biaya pengiriman!

Trik 12: Manfaatkan Program Gratis Ongkir di Marketplace

Kalau kamu seller di Shopee, Tokopedia, atau marketplace lain, manfaatkan fitur gratis ongkir!

Cara Maksimalkan:

Aktivin Gratis Ongkir Reguler

  • Jangan hanya gratis ongkir khusus (yang terbatas)
  • Aktifkan gratis ongkir reguler jadi buyer lebih tertarik

Gunakan Markup Harga

  • Kalau gratis ongkir, markup harga produk sedikit
  • Jadi total harga tetap profitable, tapi pembeli dapat benefit

Target Pembeli Dekat

  • Promo gratis ongkir khusus ke kota-kota dekat (ongkir rendah)
  • Jadi tetap profit tapi menarik pembeli

Kolaborasi dengan Ekspedisi

  • Beberapa ekspedisi punya program subsidi gratis ongkir
  • Hubungi CS mereka untuk program tersebut

Dengan strategi gratis ongkir yang tepat, bisa increase penjualan sambil tetap untung!

BAca juga: Cara Mengurangi Return COD untuk Bisnis Online

FAQ: Pertanyaan yang Sering Diajukan

Q: Berapa realistic bisa hemat dengan trik-trik ini?

A: Tergantung strategi yang digunakan. Dengan kombinasi beberapa trik, bisa hemat 30-50%. Kalau apply semuanya, bahkan bisa lebih!

Q: Apakah menggunakan BJA Logistic aman untuk barang mahal?

A: Ya, BJA Logistic adalah perusahaan profesional dengan sistem management yang baik. Barang asuransikan untuk extra protection.

Q: Bagaimana kalau barang urgent, harus pakai Express?

A: Benar, urgent harus pakai Express. Tapi untuk non-urgent, pilih regular jadi hemat.

Q: Bisakah nego harga dengan ekspedisi kecil?

A: Lebih mudah nego dengan ekspedisi kecil dibanding yang besar. Tapi ekspedisi besar sering punya syarat volume minimum.

Q: Apakah gratis ongkir akan rugi?

A: Tidak kalau strategi tepat. Dengan markup harga atau target target buyer dekat, tetap untung.

Hemat Biaya Pengiriman Dimulai Sekarang!

Nah, sudah tahu 12 cara untuk hemat biaya pengiriman di awal tahun 2026! Intinya sih:

  1. Bandingkan harga – Jangan malas compare
  2. Gunakan cargo – Untuk barang besar
  3. Kirim banyak sekaligus – Volume adalah kunci hemat
  4. Hitung volumetrik dengan benar – Jangan overpay
  5. Manfaatkan promo – Ikuti update ekspedisi
  6. Pilih rute yang tepat – Laut lebih murah dari udara
  7. Negosiasi langsung – Harga bukan final
  8. Gunakan BJA Logistic – Untuk pengiriman ke timur Indonesia!
  9. Pilih layanan yang sesuai – Ekonomis vs Express
  10. Strategy asuransi yang tepat – Jangan overcharge
  11. Optimalkan packing – Kurangi volume
  12. Manfaatkan gratis ongkir – Dengan strategy yang tepat

Dengan apply tips-tips ini konsisten, dijamin biaya pengiriman bisa turun signifikan! Apalagi kalau bekerja sama dengan BJA Logistic untuk pengiriman ke Indonesia Timur dan Papua—bisa hemat hingga 60-70%!

Jadi, mulai sekarang, stop buang uang untuk pengiriman yang tidak efisien. Hemat biaya pengiriman, invest ke marketing atau product quality, dan growth bisnis akan lebih optimal!

Happy shipping dan happy saving!

Informasi tarif dalam artikel berdasarkan data 2026 dan bisa berubah sewaktu-waktu. Selalu cek langsung dengan ekspedisi atau BJA Logistic untuk tarif terbaru dan penawaran terbaik.

 

Rating

Sleman

Gunung Kidul

Bantul

Jogja

Bangkalan

Pamekasan

Banyuwangi

Bondowoso

Situbondo

Jember

Atambua

Kefamenanu

Kupang

Soe

Lembata

Adonara

Larantuka

Maumere

Ende

Nagekeo

Bolaang Mongondow

Tahunan

Tondano

Tomohon

Kota Mubago

Bitung

Gorontalo

Kolaka

Konawe Selatan

Tojo Una-una

Maba

Weda

Bacan

Weda

Tidore

Tobelo

Jailolo

Ternate

Tual

Tiakur

Aimas

Papua

Raja Ampat

Sorong

Bintuni

Manokwari

Kaimana

Fakfak

Serui

Sentani