๐Ÿšซ TIDAK MENERIMA PENGIRIMAN HEWAN HIDUP & FROZEN FOOD ๐Ÿšซ๐Ÿšซ TIDAK MENERIMA PENGIRIMAN HEWAN HIDUP & FROZEN FOOD ๐Ÿšซ๐Ÿšซ TIDAK MENERIMA PENGIRIMAN HEWAN HIDUP & FROZEN FOOD ๐Ÿšซ๐Ÿšซ TIDAK MENERIMA PENGIRIMAN HEWAN HIDUP & FROZEN FOOD ๐Ÿšซ
Pengetahuan Logistik & Kargo

Kenapa Barang Ringan Bisa Punya Ongkir Mahal? Ini Alasannya

Evan Fajrianยทยท5 menit baca
Barang ringan berukuran besar dalam proses pengiriman cargo

Barang dengan berat ringan belum tentu memiliki ongkir rendah. Ukuran kemasan, volume, jumlah koli, bentuk barang, dan ruang yang digunakan selama pengiriman dapat ikut memengaruhi perhitungan biaya. Memahami perbedaan berat aktual dan berat volume membantu pengirim memperkirakan kebutuhan pengiriman dengan lebih tepat

Barang ringan bisa punya ongkir mahal dan kondisi ini sebenarnya cukup umum dalam pengiriman cargo. Berat barang memang menjadi salah satu pertimbangan, tetapi ukuran, jumlah ruang yang digunakan, dan cara pengemasannya juga dapat memengaruhi biaya pengiriman. Karena itu, barang yang terlihat ringan belum tentu membutuhkan biaya kirim yang rendah.

Berat Ringan Tidak Berarti Hemat Ruang

Bayangkan dua barang yang sama-sama memiliki berat relatif ringan. Barang pertama berbentuk padat dan ukurannya kecil. Barang kedua terdiri dari material ringan yang membutuhkan kemasan lebih besar sehingga dimensinya jauh lebih besar.

Keduanya mungkin memiliki berat yang tidak jauh berbeda, tetapi kebutuhan ruangnya bisa sangat berbeda.

Dalam pengiriman cargo, perbedaan seperti ini penting. Kendaraan dan ruang angkut memiliki kapasitas terbatas. Karena itu, ukuran barang dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam perhitungan biaya, terutama ketika barang ringan bisa punya ongkir mahal karena menggunakan ruang yang cukup besar dibandingkan bobotnya.

Itulah sebabnya barang ringan bisa punya ongkir mahal meskipun angka di timbangan tidak terlalu besar.

Ukuran Kemasan Bisa Mengubah Perhitungan

Kesalahan yang cukup sering terjadi adalah menghitung ukuran barang sebelum packing.

Padahal, yang dikirim bukan hanya isi barangnya. Setelah masuk kardus, menggunakan pelindung tambahan, atau ditempatkan pada kemasan tertentu, ukuran akhirnya bisa berubah.

Misalnya, sebuah produk sebenarnya berukuran kecil. Namun karena membutuhkan perlindungan tambahan, kemasannya menjadi jauh lebih besar. Jika pengiriman memperhitungkan dimensi atau volume, ukuran setelah packing inilah yang lebih relevan untuk diperiksa.

Karena itu, sebaiknya pengukuran dilakukan ketika barang sudah siap dikirim. Catat panjang, lebar, dan tinggi dari sisi terluar kemasan.

Ada Perbedaan antara Berat Aktual dan Berat Volume

Untuk memahami persoalan ini, ada dua istilah yang perlu dikenal: berat aktual dan berat volume.

Berat aktual adalah angka yang diperoleh ketika barang ditimbang. Sementara berat volume memperhitungkan seberapa besar ruang yang digunakan oleh barang berdasarkan dimensinya.

BJA Logistic juga membahas perhitungan volume sebagai salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pengiriman cargo. Untuk memahami konsep tersebut lebih detail, Anda bisa membaca Cara Hitung Volume Barang untuk Pengiriman Cargo dan Jasa Ekspedisi.

Kenapa Barang yang Terlihat Ringan Bisa Memakan Banyak Ruang?

Ada beberapa karakter barang yang membuat persoalan ini lebih mudah terjadi.

Pertama, barang berukuran besar tetapi bobotnya rendah. Contohnya material berongga, perlengkapan tertentu, atau benda yang memiliki ukuran fisik besar tetapi tidak padat.

Kedua, barang memiliki bentuk yang sulit ditata. Bentuk yang tidak beraturan dapat menyisakan ruang kosong di antara barang lainnya.

Ketiga, kemasan terlalu besar. Perlindungan memang diperlukan, tetapi kemasan yang jauh lebih besar dari kebutuhan dapat membuat penggunaan ruang menjadi kurang efisien.

Keempat, jumlah koli cukup banyak. Satu barang mungkin ringan, tetapi ketika jumlahnya banyak, total ruang yang digunakan bisa menjadi signifikan.

Dalam kondisi seperti ini, melihat angka kilogram saja memang belum cukup untuk memahami kebutuhan pengiriman.

Jumlah Koli Juga Perlu Diperhatikan

Selain berat dan dimensi, jumlah koli merupakan informasi yang cukup penting.

Barang dengan total berat yang sama tetapi dibagi menjadi banyak koli memiliki pola penanganan yang berbeda dibandingkan barang yang dikemas menjadi satu koli. Jumlah kemasan dapat memengaruhi cara barang dipindahkan, ditata, dan diperiksa.

Karena itu, ketika meminta informasi biaya, jangan hanya menyebutkan total berat. Sertakan juga jumlah koli dan ukuran masing-masing kemasan jika sudah tersedia.

Data yang lengkap membuat proses pengecekan lebih dekat dengan kondisi cargo sebenarnya.

Jangan Mengubah Packing Hanya Demi Mengecilkan Ukuran

Ketika mengetahui bahwa ukuran dapat memengaruhi biaya, bukan berarti barang harus dikemas seminimal mungkin.

Packing tetap harus mengikuti karakter barang. Barang yang mudah rusak membutuhkan perlindungan yang memadai, sedangkan barang yang cukup kuat mungkin tidak memerlukan lapisan tambahan yang berlebihan.

Yang perlu dicari adalah keseimbangan antara keamanan barang dan efisiensi kemasan.

Kemasan yang terlalu tipis dapat meningkatkan risiko kerusakan. Sebaliknya, kemasan yang terlalu besar atau menggunakan material berlebihan dapat membuat ukuran cargo bertambah tanpa memberikan manfaat yang sebanding.

Berat Dimensi Memang Digunakan dalam Industri Pengiriman

Konsep ini bukan sekadar teori. FedEx menjelaskan bahwa berat dimensi digunakan ketika ukuran paket relatif besar dibandingkan dengan berat aktualnya. Perhitungan berat dimensi menggunakan panjang, lebar, dan tinggi paket dengan pembagi tertentu.

Anda dapat melihat penjelasan resminya melalui FedEx โ€” Cara Menghitung Berat Dimensi.

Namun, metode dan ketentuan perhitungan dapat berbeda antarpenyedia jasa. Karena itu, angka atau hasil perhitungan dari satu perusahaan tidak otomatis berlaku untuk perusahaan lainnya.

Cara Sederhana Mengecek Sebelum Meminta Ongkir

Sebelum melakukan pengecekan biaya, siapkan beberapa informasi dasar:

  1. Jenis barang.
  2. Berat aktual.
  3. Jumlah koli.
  4. Panjang setiap koli.
  5. Lebar setiap koli.
  6. Tinggi setiap koli.
  7. Kondisi atau jenis packing.
  8. Kota asal dan tujuan.

Setelah data tersebut tersedia, Anda bisa melakukan pengecekan melalui Cek Tarif BJA Logistic.

Jika setelah packing ukuran atau berat berubah cukup jauh, sebaiknya lakukan pengecekan kembali menggunakan data terbaru.

Jadi, Apa yang Sebenarnya Membuat Ongkir Terasa Mahal?

Pada akhirnya, barang ringan bisa punya ongkir mahal bukan karena angka beratnya tiba-tiba berubah, tetapi karena biaya pengiriman tidak selalu hanya berkaitan dengan berat aktual.

Ruang yang digunakan, dimensi kemasan, jumlah koli, tujuan, layanan, dan kebutuhan penanganan dapat ikut memengaruhi perhitungan. Karena itu, membandingkan ongkir hanya berdasarkan harga per kilogram bisa memberikan gambaran yang kurang lengkap.

Untuk cargo, cara yang lebih masuk akal adalah melihat barang sebagai satu kesatuan: berapa beratnya, sebesar apa dimensinya, berapa banyak kemasannya, dan ke mana barang tersebut dikirim.

Dengan memahami hal tersebut sejak awal, Anda tidak perlu terlalu kaget ketika hasil pengecekan biaya ternyata berbeda dari perkiraan berdasarkan timbangan saja.

Kalau masih bingung kenapa hasil perhitungan sebuah cargo berbeda dari perkiraan awal, perbedaan tersebut bisa terjadi apabila penggunaan ruangnya cukup besar dibandingkan bobot aktualnya. Karena itu, siapkan data cargo selengkap mungkin sebelum meminta penawaran

OngkirBiaya PengirimanBerat VolumeVolume CargoCargoLogistikPerhitungan OngkirPengiriman BarangBJA Logistic

Ditulis oleh

Evan Fajrian

Content Writer

Siap Kirim Barang?

Chat tim BJA Logistic via WhatsApp โ€” kami siap bantu dari cek ongkir hingga tracking resi.

Chat via WhatsApp
TeleponWhatsApp
Kenapa Barang Ringan Bisa Punya Ongkir Mahal? | BJA Logistic